Banyak yang berpendapat bahwa perbedaan Countable dan Uncountable Nouns terletak pada dapat dihitung dan tidak dapat dihitung. Sebenarnya pendapat tersebut tidak sepenuhnya salah dan tidak sepenuhnya benar.

Rice (beras) termasuk uncountable noun. Jika uncountable noun diartikan sebagai kata benda yang tidak dapat dihitung maka coba kamu ambil beras dan hitung sebanyak sepuluh butir. Kira-kira bisa tidak? Betul, bisa. Nah yang jadi persoalan adalah ketika kita menghitung satu karung beras, tentu akan kesulitan.

Uncountable noun adalah kata kerja yang tidak memiliki bentuk jamak. Misalnya rice tadi, tidak bisa dijamakkan menjadi rices. Berikut ini contoh Kumpulan Uncountable Noun:

  1. Benda cair
    E.g: Blood, gasoline, coffee, milk, oil, soup, tea, water, … etc.
  2. Benda kecil
    E.g: Chalk, corn, dirt, dust, flour, grass, hair, pepper, rice, salt, sand, …. etc.
  3. Benda padat
    E.g: Breed, butter, cheese, gold, ice, iron, silver, wood, wool, …etc.
  4. Benda abstrak
    E.g: Beauty, confidence, education, fun, health, energy, music, help, ….etc.
  5. Benda gas
    E.g: Air, nitrogen, oxygen, smog, smoke, steam, …. etc.
  6. Fenomena alam
    E.g: Darkness, dew, fire, fog, gravity, hail, heat, snow, ….etc.
  7. Gerund
    E.g: Driving, studying, swimming, travelling. walking, learning, ….etc.
  8. Bahasa
    E.g: Arabic, English, Chinese, Javanese, ….etc.
  9. Bidang studi/mata pelajaran
    E.g: Chemistry, engineering, history, literature, mathematics, ….etc.
  10. Rekreasi/kegemaran
    E.g: Baseball, bridge, chessm poker, soccer, tennis, ….wtc.

Penggunaan uncountabel noun ketika menjadi subject of verb aturannya sama dengan singular countable noun, yaitu bertemu dengan singular verbs. Contoh

The snow is cold.

Untuk mengukur atau menakar uncountable noun dibutuhkan takaran (partitive), perhatikan contoh:

A cup of tea
A bottle of milk
Two cups of tea
Three bottles of milk

Ketika uncountable nouns ditempatkan dalam wadah atau takaran, maka aturan penggunaan singular or plural verb tergantung dari headnya (atau berapa banyak wadah yang digunakan). Bingung? hehe… perhatikan contoh di bawah ini:

1. A cup of tea is my favourite drink. (Secangkir teh adalah minuman kesukaanku.)
2. Two cups of tea are on the table. (Dua cangkir teh ada di atas meja.)

Pada kalimat pertama digunakan singular verb “is” karena headnya cup adalah singular noun. Dan pada kalimat kedua menggunakan plural verb “are” karena headnya cups adalah plural noun. Jadi ketika akan menentukan verb pada uncountable noun yang memiliki takaran (partitive) perhatikan headnya apakah singular atau plural. Cukup mudah bukan?
Nah sekarang pengertian countable noun adalah noun yang memiliki bentuk Jamak. Countable noun dapat berbentuk tunggal (singular) atau jamak (plural). Singular artinya hanya satu saja, sedangkan plural jumlahnya lebih dari satu.

Table as a Card

The w3-card-* classes makes the table look like a card (adds shadows):

SingularPlural
BookBooks
ClassClasses
SpeciesSpecies
ManMen

Aturan mengenai cara menambahkan s/es pada plural noun akan dibahas pada tulisan yang akan datang. Semoga bermanfaat ya. Sampai ketemu lagi

Kategori: Bahasa Inggris, Basic English | Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *